Foreman

Foreman / Apa itu CCTV

Apa itu CCTV: pengertian, kepanjangan, cara kerja, dan jenisnya

CCTV adalah singkatan dari Closed Circuit Television, yang dalam bahasa Indonesia berarti televisi sirkuit tertutup. Sehari-hari orang menyebutnya kamera pengawas: kamera yang merekam suatu ruangan atau area dan mengirim gambarnya ke monitor atau perekam tertentu, tidak disiarkan ke publik. Panduan ini menjelaskan pengertian CCTV, arti kata sirkuit tertutup, bagian-bagiannya, cara kerjanya, jenis kamera, kegunaannya, dan apa yang tidak dilakukan CCTV biasa. Kami bukan produsen atau penjual CCTV.

01

CCTV adalah: pengertian dan kepanjangan

CCTV adalah singkatan dari Closed Circuit Television. Dalam bahasa Indonesia artinya televisi sirkuit tertutup. Pengertiannya: sistem kamera yang mengirim gambar video ke tempat tertentu, pada sejumlah monitor atau perekam yang terbatas, dan tidak disiarkan secara terbuka. Sehari-hari orang menyebutnya kamera pengawas.

Sebutan lain yang sering dipakai adalah kamera pengintai, kamera keamanan, dan video surveillance. Semuanya menunjuk pada hal yang sama: kamera yang merekam suatu ruangan atau area dan mengirim gambarnya ke layar atau perekam, biasanya untuk mengawasi atau mendukung keamanan. Kata CCTV sekarang dipakai juga untuk sistem modern yang memakai kamera jaringan.

02

Mengapa disebut sirkuit tertutup

Siaran televisi biasa bersifat terbuka: sinyalnya dipancarkan ke siapa saja yang punya pesawat penerima. Pada CCTV, sinyal tidak disiarkan secara terbuka. Gambar dari kamera hanya sampai ke monitor dan perekam yang tersambung ke sistem itu. Itulah arti kata sirkuit tertutup.

Tertutup tidak berarti harus berkabel. Sistem CCTV bisa memakai hubungan berkabel maupun nirkabel, dari satu titik ke satu titik atau dari satu titik ke banyak titik. Yang membuatnya tertutup adalah siapa yang boleh menerima gambarnya. Karena itu kata sandi yang kuat pada perekam penting: bila Anda membuka sistem agar bisa dilihat dari ponsel, kata sandi yang lemah membuat sirkuit itu tidak lagi benar-benar tertutup. Cara melihatnya dari ponsel dijelaskan di cara melihat CCTV di HP dan laptop.

03

Bagian-bagian sistem CCTV

Sistem CCTV paling sederhana punya tiga bagian: kamera, perekam, dan monitor. Sistem yang lebih lengkap menambahkan bagian berikut.

  • Kamera. Menangkap gambar. Ada kamera analog dan kamera IP.
  • Kabel atau jaringan. Kabel koaksial untuk kamera analog, kabel jaringan untuk kamera IP. Sebagian sistem memakai hubungan nirkabel.
  • Perekam. DVR untuk kamera analog, NVR untuk kamera IP. Perekam menerima video dari kamera, menyimpannya, dan membiarkan Anda melihat gambar langsung maupun rekaman. Perbedaan keduanya dibahas di DVR dan NVR: bedanya dan cara memilih.
  • Hardisk. Ada di dalam perekam dan menyimpan video. Ukurannya menentukan berapa hari rekaman tersimpan.
  • Monitor. Menampilkan gambar kamera dan rekaman dari perekam. Bisa monitor komputer atau TV.
  • Catu daya. Adaptor untuk kamera, atau daya lewat kabel jaringan (PoE) pada kamera IP yang mendukungnya.
  • Aplikasi dan program. Untuk melihat kamera dari ponsel atau komputer. Setiap merek punya aplikasi sendiri.

04

Cara kerja CCTV, dari kamera sampai layar

Urutannya sama untuk hampir semua sistem CCTV.

  • 1. Kamera menangkap gambar. Banyak kamera punya lampu inframerah supaya tetap bisa melihat di malam hari.
  • 2. Gambar dikirim ke perekam lewat kabel koaksial (kamera analog) atau kabel jaringan (kamera IP).
  • 3. Perekam menyimpan video di hardisk.
  • 4. Monitor yang tersambung ke perekam menampilkan gambar langsung, dan Anda bisa memutar ulang rekaman.
  • 5. Bila perekam tersambung ke router dan internet, aplikasi di ponsel atau program di komputer bisa menampilkan kamera dari jauh. Aplikasi yang tepat bergantung pada merek perekam.
  • 6. Setelah hardisk penuh, perekam menulis di atas rekaman yang paling lama, bila diatur begitu. Karena itu rekaman hanya tersedia beberapa hari atau minggu ke belakang, tergantung ukuran hardisk dan pengaturan kamera.

05

Jenis CCTV

CCTV bisa dibedakan menurut cara gambar dikirim, tempat pemasangan, dan bentuk kamera.

  • CCTV analog. Kamera mengirim gambar lewat kabel koaksial ke DVR. Dayanya biasanya datang terpisah.
  • CCTV IP. Kamera mengirim video digital lewat jaringan ke NVR, dan banyak kamera bisa menerima daya lewat kabel jaringan yang sama. Menurut dukungan resmi Hikvision, DVR menangani sinyal analog dan NVR memproses sinyal IP.
  • CCTV dalam ruangan dan luar ruangan. Kamera luar ruangan terkena hujan dan cuaca, sehingga sambungan kabelnya perlu dilindungi dari air. Panduan pemasangan Hikvision meminta aksesori kedap air untuk kamera di luar ruangan.
  • Menurut bentuk: bullet (tabung memanjang), dome (kubah), turret (bola kecil di dudukan), dan PTZ (bisa digerakkan dan diperbesar dari jauh).
  • Menurut resolusi, dalam megapiksel (MP), misalnya 2 MP atau 4 MP. Makin tinggi resolusinya, makin banyak detail dan makin banyak data yang disimpan hardisk.

06

Untuk apa CCTV dipakai

CCTV dipakai di tempat yang butuh pengawasan dan bukti. Rekaman CCTV paling sering dilihat setelah kejadian, untuk mengetahui apa yang terjadi.

  • Toko dan usaha ritel, untuk mencegah dan menelusuri kehilangan barang.
  • Kantor, pabrik, dan gudang, untuk mengawasi pintu masuk dan area kerja.
  • Rumah dan perumahan, untuk melihat pintu, halaman, dan jalan di depan.
  • Bandara, fasilitas militer, dan tempat umum.
  • Lalu lintas dan sekolah.

07

Sejarah singkat CCTV

Sistem CCTV mekanis awal dikembangkan pada Juni 1927 oleh fisikawan Rusia Leon Theremin. Sistem CCTV komersial pertama di Amerika Serikat tersedia pada 1949 dari Remington Rand, dirancang oleh CBS Laboratories dengan nama Vericon.

Sistem awal belum bisa merekam dan harus ditonton terus-menerus. Perekaman datang kemudian lewat pita video, lalu perekam digital, dan sekarang kamera IP yang mengirim video lewat jaringan.

08

Apa yang dilakukan CCTV biasa, dan apa yang tidak

CCTV biasa melakukan dua hal: menampilkan gambar dan merekamnya. CCTV biasa tidak menilai apa yang terjadi di gambar itu, dan tidak memberi tahu siapa pun saat ada kejadian. Seseorang harus menonton layarnya, atau memutar ulang rekaman setelah ada masalah. Kamera yang offline, tertutup, atau mati juga tidak merekam apa pun yang berguna, sebesar apa pun hardisknya, dan CCTV biasa tidak selalu memberi tahu Anda soal itu.

Kami membangun kecerdasan visual untuk dunia fisik. Foreman adalah perangkat lunak yang berjalan di komputer Windows di lokasi Anda dan bekerja dengan kamera serta perekam yang sudah ada. Foreman mengawasi setiap kamera untuk asap dan api, orang di luar jam kerja di zona yang Anda tandai, dan kamera yang ditutupi, serta memperingatkan Anda saat kamera offline. Fotonya sampai ke WhatsApp, Telegram, atau aplikasi Foreman selagi peristiwanya masih berlangsung, dan perekam Anda tetap merekam seperti biasa. Panduan tentang melihat dan mengawasi kamera dari jauh untuk toko, gudang, dan kantor menjelaskannya lebih lanjut. Deteksi asap dan api lewat kamera melengkapi, dan tidak pernah menggantikan, alarm kebakaran bersertifikat. Lihat smoke detector, alarm kebakaran, atau kamera deteksi asap.

09

Jika Anda ingin punya CCTV: langkah berikutnya

Mulailah dengan memutuskan jenis sistem, analog atau IP, lalu perekam dan jumlah kamera. Panduan berikut membantu di tiap tahap. Aturan tentang memasang CCTV dan menyimpan rekamannya bergantung pada tempat Anda berada. Tanyakan kepada ahli hukum.

Pertanyaan

Tanya jawab.

CCTV singkatan dari apa?

CCTV adalah singkatan dari Closed Circuit Television. Dalam bahasa Indonesia artinya televisi sirkuit tertutup, yang sehari-hari disebut kamera pengawas.

Apa pengertian CCTV?

CCTV adalah sistem kamera yang mengirim gambar video ke tempat tertentu pada sejumlah monitor atau perekam yang terbatas, tanpa disiarkan secara terbuka. Biasanya dipakai untuk mengawasi suatu ruangan atau area dan mendukung keamanan.

Apa arti sirkuit tertutup pada CCTV?

Sinyal video tidak disiarkan secara terbuka seperti televisi biasa. Gambar hanya sampai ke monitor dan perekam yang tersambung ke sistem itu.

Apa bedanya CCTV dan kamera pengawas?

Tidak ada. Kamera pengawas adalah sebutan bahasa Indonesia untuk CCTV. Orang juga menyebutnya kamera pengintai, kamera keamanan, atau video surveillance.

Apa saja bagian CCTV?

Bagian utamanya adalah kamera, perekam (DVR atau NVR) dengan hardisk, dan monitor. Sistem lengkap juga punya kabel atau jaringan, catu daya, dan aplikasi untuk melihat dari ponsel dan komputer.

Apa fungsi CCTV?

Menampilkan dan merekam gambar suatu tempat, untuk mengawasi dan sebagai bukti setelah ada kejadian. CCTV dipakai di toko, kantor, pabrik, gudang, rumah, dan tempat umum.

Apa bedanya CCTV analog dan CCTV IP?

CCTV analog mengirim gambar lewat kabel koaksial ke DVR. CCTV IP mengirim video digital lewat kabel jaringan ke NVR, dan banyak kamera IP bisa menerima daya lewat kabel yang sama.

Bisakah CCTV dilihat dari ponsel?

Bisa, bila perekam tersambung ke router dan internet. Setiap merek punya aplikasi resmi sendiri. Panduan cara melihat CCTV di HP dan laptop menjelaskan langkahnya.

Apakah CCTV bisa memberi peringatan sendiri?

CCTV biasa merekam dan menampilkan gambar, tetapi tidak menilai isinya dan tidak memberi tahu Anda. Foreman adalah perangkat lunak di komputer Windows di lokasi Anda yang bekerja dengan kamera dan perekam yang sudah ada, dan mengirim foto peringatan ke WhatsApp, Telegram, atau aplikasi Foreman. Coba gratis 7 hari untuk hingga 32 kamera, tanpa kartu.

Kami bukan produsen atau penjual CCTV dan tidak memasang kamera. Hikvision, PoE, dan merek lain yang disebut adalah milik pemiliknya masing-masing. Panduan ini berisi informasi umum. Aturan tentang memasang CCTV dan menyimpan rekamannya bergantung pada tempat Anda berada: tanyakan kepada ahli hukum.

Langkah berikutnya

CCTV merekam, tetapi siapa yang memberi tahu Anda

CCTV biasa menyimpan gambar untuk dilihat nanti. Foreman adalah perangkat lunak yang berjalan di komputer Windows di lokasi Anda dan bekerja dengan kamera serta perekam yang sudah ada: Hikvision, Dahua, TVT, Uniview, Axis, Hanwha, dan kamera, DVR, atau NVR apa pun yang mendukung RTSP atau ONVIF. Foreman terpasang dalam 60 detik dan mengawasi setiap kamera untuk asap dan api, orang di luar jam kerja di zona yang Anda tandai, dan kamera yang ditutupi. Foreman juga memperingatkan Anda saat kamera offline. Model kedua yang lebih besar memeriksa setiap peristiwa sebelum Anda diberi tahu, dan fotonya sampai ke WhatsApp, Telegram, atau aplikasi Foreman selagi peristiwanya masih berlangsung. Perekam Anda tetap merekam seperti biasa, rekaman tetap berada di lokasi Anda, dan kami tidak pernah melatih model kami dengan rekaman Anda. Coba gratis 7 hari untuk hingga 32 kamera, tanpa kartu.